Peternakan
Cara Menyimpan Silase Agar Kualitas Pakan Tetap Terjaga
Langkah praktis merapatkan, membungkus, dan menyimpan silase agar hijauan fermentasi tetap aman diberikan ke ternak.
Oleh Admin Farmnesia•

Bagikan tautan ini
Salin atau kirim ke WhatsApp dan media sosial. Pratinjau akan menampilkan foto dan judul halaman.
Silase membantu peternak menyediakan hijauan di luar musim rumput berlimpah. Kualitasnya sangat bergantung pada cara pemadatan, pembungkusan, dan penyimpanan setelah fermentasi.
Usahakan silase rapat agar udara tidak masuk. Plastik pembungkus yang sobek, longgar, atau basah memudahkan jamur dan pembusukan. Simpan bale di tempat yang tidak tergenang, tidak tertusuk benda tajam, dan tidak mudah dijamah hewan liar.
Sebelum diberikan, periksa warna, aroma, dan tekstur. Silase yang baik biasanya beraroma asam segar, tidak busuk, dan tidak berlendir. Buang bagian yang berjamur. Jangan mencampur silase rusak ke dalam ransum hanya untuk menghemat stok.
Catat tanggal produksi, jenis bahan, dan tanggal mulai pakai. Data ini membantu pemilik menilai berapa lama stok bertahan dan kapan produksi berikutnya perlu dijadwalkan.
Temukan informasi bermanfaat lainnya
Jelajahi artikel edukasi dan berita pertanian serta peternakan dari Farmnesia.
Lihat semua artikel →